Monthly Archives: July 2009


5
[Surat Seorang Kawan]; Kami Tidak Takut. Huh?* dari: Rudolf Dethu Kerabat Puspawarna, Saya perhatikan belakangan ini berbondong-bondong orang di sekitar saya—kebanyakan anak muda—menggabungka n dirinya di Indonesia Unite, sebuah komunitas yang dibentuk untuk merespons peristiwa bom Ritz-Marriot 17 Juli 2009 sekaligus menyebarkan semangat anti terorisme.  Saat tulisan ini dibuat, sudah […]

Kami Tidak Takut. Huh?


2
NEOLIBERALISME DAN PENGALAMAN INDONESIA Anto Sangaji PENGANTAR NEOLIBRALISME, sering dipertukarkan dengan fundamentalisme pasar (market fundamentalism) (Stiglitz, 2006:576), menjadi kata yang populer saat ini. Menjelaskannya tidak mudah, tetapi kalau ada kata lain yang bisa dipakai untuk menggantikannya agar mudah dipahami secepat kilat, maka pilihannya mungkin jatuh pada kata ‘kemerdekaan’ atau ‘kebebasan’ […]

NEOLIBERALISME DAN PENGALAMAN INDONESIA


KEMBALINYA REZIM IJIN: Demokrasi di Ujung Tanduk sumber: http://www.walhi.or.id/ Jakarta (16/6). Dalam kurun beberapa tahun belakangan, tercatat berbagai gerakan penyampaian pendapat dari warga Negara mengalami tekanan, baik bersifat pembubaran, pelarangan bahkan kriminalisasi dengan menggunakan hukum pidana. Pemidanaan tersebut memanfaatkan berbagai pasal-pasal haatzaai artikelen dan lese majesty serta pasal-pasal “karet” lainnya […]

KEMBALINYA REZIM IJIN: Demokrasi di Ujung Tanduk